Stick Sehat Ala Chef Eka

Stick Sehat Ala Chef Eka – Apa yang terlintas di benak Anda ketika ada orang yang menyebut kata “makanan sehat”? Mungkin yang terbayang di benak Anda adalah semangkuk sup penuh sayur-sayuran hijau atau potongan beraneka macam buah dalam sepiring salad. Dua hal itu tentu bukanlah bayangan yang salah, tapi bisa jadi kurang menarik. Bagi Chef Eka Budi Presetya (39), makanan sehat berarti steak. Tentunya bukan sembarang steak, namun steak yang telah ia olah menjadi makanan yang sehat dan pastinya lezat. Steak selama ini identik dengan makanan penuh lemak yang tidak menyehatkan bagi tubuh. Pandangan ini tidak selamanya benar.

Di tangan Chef Eka, sepiring steak bisa berubah menjadi makanan sehat yang bermanfaat bagi orang yang mengkonsumsinya. Saat ini Chef Eka bekerja di TJ Heritage Steakhouse, sebuah tempat makan baru yang berlokasi di Jalan Besar Ijen, Malang, Jawa Timur. Bersama-sama dengan resto tempatnya bekerja, Chef Eka memiliki visi untuk bisa mengedukasi customer-nya supaya mengkonsumsi makanan sehat. Salah satu caranya adalah dengan menyajikan steak sehat sebagai pilihan menu di TJ Heritage Steakhouse.

“Kebanyakan resto memakai saus yang fusion, itu terlalu banyak kandungan lemaknya. Nah ini kita kasih saus yang beda dari yang biasanya. Kenapa kita angkat dari buah dan sayur? Karena kita memang mengangkat dari segi healthy-nya,” ujar Chef Eka. Pemilihan sayur dan buah-buahan sebagai campuran saus steak tidak dilakukan dengan asal-asalan. Chef Eka sudah melakukan riset selama lebih kurang tujuh bulan untuk bisa meracik saus yang lezat tanpa merusak kandungan gizi dalam sayur dan buahbuahan tersebut.

“Membuat anak-anak menyukai buah dan sayur itu kan susah juga. Kalau kita langsung sodori mereka sayur dan buah pasti susah, tapi setelah riset ini terbukti jika anak-anak ternyata sangat suka. Rasanya jadi seperti nano-nano katanya,” ujar Chef Eka. Sebagai sajian terbaru, Chef Eka memiliki tiga menu andalan yang semuanya memadukan sayur dan buah dengan olahan daging steak kualitas premium. Menu-menu tersebut adalah Tenderloin Apple Steak serve with Cranberry Sauce, Grill Chicken Pineaplle Spinach Sauce serve with Sweet Corn Potatoe, dan Grill Salmon Youghurt Sauce serve with Mix Fruits Salsa.

Dari namanya saja, sudah dapat ditebak “bahanbahan ajaib” apa yang dipadukan Chef Eka pada steak olahannya. Selain bahan-bahan makanan yang menyehatkan, Chef Eka juga berusaha mengedukasi customernya tentang cara sehat dalam menyajikan makanan. Menurutnya, tren penyajian makanan menggunakan hot plate yang selama ini diminati masyarakat Indonesia sebenarnya merupakan cara penyajian makanan yang salah. “Hot plate itu mengandung besi. Saat dalam kondisi panas, hot plate yang terkena makanan segar akan menghasilkan acid yang berbahaya sekali,” ujar Chef Eka. Sayangnya, faktor kebiasaan membuat beberapa customer tetap bersikeras meminta hot plate sebagai wadah untuk steak pesanannya. Mau tidak mau, Chef Eka pun harus menuruti keinginan customer-nya tersebut. “Setiap tamu yang datang kita edukasi.

Kalau mereka menerima ya syukur, kalau mereka nggak menerima ya oke. Kita yang penting sudah menjelaskan ke customer bahwa resikonya hot plate seperti ini, jangka panjangnya seperti ini,” tambahnya. Sebagai orang yang bergerak di dunia culinary, Chef Eka dituntut selalu melakukan inovasi untuk membuat beragam resep baru. Saat ini Chef Eka sedang melakukan riset untuk menciptakan menu baru di tempatnya bekerja. “Sekarang saya sedang riset untuk membuat cassava steak. Selama ini kan steak identik dengan kentang. Nah saya mau coba angkat dari tape,” ujar Chef Eka.

Ke depannya, Chef Eka masih akan terus melakukan berbagai riset untuk terus memperbaharui menu-menu masakan kreasinya. Ia pun tidak menutup masukan yang mungkin saja datang dari customer atau bahkan dari Chef lain. Meskipun begitu, Chef Eka tetap berpegang pada visinya untuk selalu menyajikan makanan yang sehat bagi para penikmat steak. “Kita tetap akomodir saran dari teman-teman. Hanya saja kita ada kategori dan spesifikasi untuk makanan yang bisa diterima. Mulai dari bahan dasarnya, dari bahan dry good-nya, bahkan equip pun kita seleksi, jadi benar-benar healthy,” ujar Chef Eka mengakhiri perbincangan.