Ingin Terjun ke Dunia Bisnis ? Kenali Dulu Perbedaan Besar Pasar dan Pangsa Pasar

Perbedaan Besar Pasar dan Pangsa Pasar – Menurut Bapak Antonius Tanan, besar pasar adalah seberapa banyak orang yang bisa menggunakan produk Anda. Sedangkan pangsa pasar adalah seberapa banyak yang berhasil Anda dapatkan, yaitu seberapa banyak konsumen yang menjadi pelanggan Anda. Jadi pangsa pasar akan selalu lebih kecil jika dibandingkan dengan besar pasar. Anda perlu mengetahui mengenai besar pasar dan pangsa pasar, serta kedua hal tersebut harus bisa Anda jelaskan ke dalam bentuk angka. Karena dengan angka, hasilnya bisa lebih akurat dan tidak dapat dibohongi.

Perbedaan Besar Pasar dan Pangsa Pasar

Memahami pangsa pasar di dalam angka adalah memahami berapa banyak calon pelanggan yang bisa Anda dapatkan di dalam ukuran angka. Hal ini perlu dilakukan agar jangan sampai ketika Anda telah memiliki produk yang sangat bagus, begitu inovatif, dan pelanggan tidak bisa mengatakan tidak namun jumlah pelanggannya terlalu sedikit sehingga bisnis Anda tidak bisa bertahan. Oleh karena itu Anda harus bisa memprediksi dan memperkirakan seberapa besar dan berapa banyak yang bisa Anda ambil.

Contoh yang disampaikan oleh Bapak Antonius Tanan melalui UCEO dalam kuliahnya yang berjudul Berburu Peluang Usaha dalam persoalan ini adalah misalnya Anda mempunyai usaha mengurus sebuah kantin di sebuah sekolah SD. Anda harus menguji dan melakukan observasi, berapa banyak jumlah murid, jumlah guru, jumlah pegawai sekolah, dan berapa banyak jumlah orang tua yang menunggu di sekolah tersebut. Anggaplah semua jumlah tersebut adalah 500 orang. Jumlah tersebut adalah besar pasar, namun jumlah tersebut belum menggambarkan jumlah pangsa pasar usaha kantin yaitu jumlah pelanggan yang berhasil Anda dapatkan.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperkirakan dan menghitung jumlah pangsa pasar Anda. Cara-cara tersebut antara lain adalah : Anda bisa menganalisa dan mengamati para pesaing. Setelah mengamati kekuatan dan kelemahan pesaing, Anda akan memiliki perkiraan yang lebih baik mengenai berapa persen jumlah konsumen yang akan menjadi pelanggan Anda. Bertanya kepada pelanggan yang sudah ada. Anda dapat menceritakan rencana kantin Anda nantinya kepada pelanggan tersebut.

Lalu misalnya dari 10 orang koresponden, berapa banyak yang ingin mencoba di tempat Anda. Barangkali dari semua jumlah besar pasar yang ada di sekolah tersebut, sebanyak 10% akan menjadi market pangsa pasar Anda. Menghitung keuntungan yang didapatkan. Misalnya ada 50 orang yang menjadi pelanggan asuransi pendidikan terbaik di sebuah perusahaan anda. Maka Anda harus menghitung berapa jumlah sekali mereka berbelanja.

Misalnya saja Rp 5.000,- sehingga Rp 5.000,- x 50 orang = Rp 250.000,- dalam satu hari. Dengan begitu, Anda dapat menghitung kembali dengan penjualan sebesar Rp 250.000,- dalam satu hari apakah itu cukup menguntungkan untukAnda. Anda harus menghitung dari tenaga yang dikeluarkan, peralatan kantor yang dibeli, biaya listrik air, dan lain sebagainya.

Pangsa pasar perlu Anda perhitungkan dan perlu Anda perkirakan supaya Anda memiliki target ketika memulai bisnis yang diinginkan. Perkirakan dan perhitungkan besar pasar. Jika Anda bisa mendapatkan angkanya secara tepat, hal itu adalah yang paling baik bagi bisnis Anda. Ketika memperkirakan, berusahalah untuk sedekat mungkin.

Perkirakan berapa besar pangsa pasar yang bisa Anda capai untuk dapat memperkirakan berapa jumlah pelanggan yang bisa Anda dapatkan tiap hari, tiap minggu atau setiap bulannya. Angka-angka tersebut penting agar Anda bisa mengetahui dan menghitung kembali apakah bisnis ini menguntungkan atau tidak untuk Anda. Angka-angka tersebut juga penting untuk dapat mengetahui berapa jumlah minimum penjualan Anda.

Sehingga jika pelanggan Anda rasa kurang, Anda akan berpikir “Apa yang harus saya lakukan berikutnya”. Mungkin saja pangsa pasarnya bukan 10% tapi 20%. Hal itu akan membuat Anda melakukan tindakan- tindakan inovasi berikutnya.