Bagaimana Mengonsumsi Alkohol yang Benar? Ini Caranya!

Bagaimana Mengonsumsi Alkohol yang Benar? Ini Caranya!

Manfaat dan bahaya alkohol

Alkohol sebenarnya memberikan banyak manfaat, banyak orang tidak tahu akan hal ini, karena mereka hanya meminum alkohol untuk kesenangan atau merubah mood saja. Bagaimana caranya mendapat manfaat dari alkohol? Dengan mengonsumsinya secara berkecukupan. Sebaliknya, mengonsumsi alkohol berlebihan dapat menghilangkan manfaat yang ada, dan malah dapat berefek buruk, misalnya kecanduan, kerusakan hati, dan naiknya gula darah.

Manfaatnya Untuk Kesehatan

Mengurangi risiko serangan jantung. Konsumsi sedang, yang artinya rata-rata 8 porsi alkohol dalam seminggu, dapat mengurangi risiko serangan jantung dengan meningkatkan kolesterol HDL dan mengurangi risiko pembentukan gumpalan darah. Untuk kesehatan jantung, para ahli menyarankan agar pria tidak minum lebih dari dua kali dalam sehari; sedangkan wanita, tidak lebih dari satu kali.

Dapat mencegah demensia. Minum alkohol secara berkecukupan, 23% lebih rendah kemungkinannya untuk menderita demensia, Alzheimer, dan gangguan kognitif lainnya.

Meningkatkan kepadatan tulang. Beberapa penelitian menunjukan bahwa meminum alkohol dengan tingkat sedang, memiliki keterkaitan dengan kepadatan tulang yang jauh lebih tinggi pada wanita yang lebih tua di tulang belakang dan pinggul.

Membantu mengurangi stres. Alkohol memberikan efek relaksasi pada tubuh, yang menyebabkan berkurangnya stres.

Membantu nafsu makan dan pencernaan. Konsumsi alkohol secara sedang dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, minum alkohol sambil makan dapat memperlambat pencernaan dan bisa membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Mood booster. Salah satu alasan utama banyak orang mengonsumsi alkohol adalah untuk memperbaiki mood.

Risikonya Untuk Kesehatan

Kecanduan. Diperkirakan sekitar 17 juta penduduk di Amerika kecanduan terhadap alkohol. Menurut surat kabar yang dipublikasikan oleh World Health Organization pada tahun 2011, kecanduan alkohol sudah menyebabkan lebih dari 2,5 juta kematian tiap tahun di seluruh dunia.

Risiko kanker. Asupan alkohol dengan tingkat sedang sampai tinggi dapat meningkatkan risiko kanker. Wanita yang mengonsumsi alkohol setiap hari memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi daripada yang tidak melakukannya. Resiko kanker meningkat seiring dengan jumlah alkohol yang dikonsumsi.

Gangguan jantung. Manfaat alkohol untuk jantung akan hilang setelah kali kedua Anda minum. Kali ketiga, alkohol sudah bersifat merusak dan merugikan, salah satunya adalah meningkatnya kadar trigliserida tanpa mengurangi kolesterol LDL.

Naiknya kadar gula dalam darah. Kebanyakan penelitian tidak menunjukan naiknya gula darah setelah meminum satu gelas minuman beralkohol. Tapi, ada baiknya Anda hindari koktail campuran (mixed cocktail), karena minuman tersebut mengandung banyak gula. Juga hindari minum minuman beralkohol saat perut kosong, karena hal tersebut dapat memicu naiknya kadar gula dalam darah.

Fetal alcohol syndrome. Mengonsumsi alkohol berlebihan saat sedang hamil dapat menyebabkan kelainan fisik dan perilaku pada janin, misalnya hiperaktif.

Interaksi yang merugikan dengan obat. Alkohol yang dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan sejumlah gejala, termasuk mengantuk, pingsan, mual, muntah, dan sakit kepala.

Kerusakan hati. Bahkan mengonsumsi alkohol berlebihan dalam waktu satu minggu dapat menyebabkan penumpukan sel lemak dalam hati. Jika dilanjutkan, hati akan rusak permanen, muncul gangguan metabolisme glukosa, dan sirosis.

Mabuk dan efek merugikan yang ditimbulkannya. Anda tentu pernah melihat seseorang yang tadinya ramah, tapi setelah minum beberapa gelas alkohol menjadi agresif dan mudah sedih. Hal ini tentu merugikan, apalagi setelah mabuk muncul pula gejala sakit kepala dan mual-mual.

Beberapa penyakit lainnya. Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita encok, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, penyakit hati, stroke, demensia, aritmia jantung, dan terganggunya psikologi. Tidak hanya itu, konsumsi alkohol berlebihan ternyata juga meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker mulut, tenggorokan, dada, hati, pankreas, dan kerongkongan.

Sumber